Tanaman Borage (Borago officinalis)

Borage | Borago officinalis

RempahID.com – Borage yang memiliki nama latin Borago officinalis adalah tanaman yang berdiri berdiri tegak, musiman/satu-tahunan sampai dua tahunan, sering bercabang bebas; tingginya bisa mencapai 60cm.

Tanaman ini memiliki berbagai kegunaan sebagai kuliner dan ramuan obat, sementara dapat dipanen dari alam liar lebih sering dibudidayakan di kebun herba. Berbagai bentuk nama telah dikembangkan.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

Borago officinalis L.

Nama lokal

  • Inggris: Borage, beebread, talewort
  • Prancis: Bourrache, borrage

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
        Class:  Magnoliopsida
          Subclass:  Asteridae
            Order:  Lamiales
              Family:  Boraginaceae
                Genus:  Borago L.
                  Species:  Borago officinalis L.

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Borago officinalis berasal dari Mediterania timur laut. Melarikan diri dari penanaman di sisa Mediterania dan sebagian besar Eropa, Asia dan Amerika.

Dibudidayakan di hampir seluruh Eropa dan Amerika Utara, India, Cina, dan Selandia Baru. Di Jawa dibudidayakan di daerah pegunungan dan di Filipina ditanam di beberapa peternakan di provinsi Cavite.

Deskripsi

  • Borage merupakan tanaman tegak, dua-tahunan, herba hispid, tinggi 0.2-1.2 m. Batang tebal, bersudut, berlubang.
  • Daun bergantian, sederhana; tangkai daun bagian bawah hingga panjang 8 cm; bilah bulat telur-elips sampai lonjong, 3-24 cm × 2-12 cm, berbulu jarang, urat menonjol di bawah.
  • Perbungaan corymb dengan banyak bunga cincinnate parsial perbungaan; pedicel panjangnya hingga 2 cm, awalnya tegak dan mengangguk di puncak, kemudian memanjang dan bengkok paten-deflexed.
  • Bunga biseksual, 5-bagian; kelopak bunga terbelah dalam, dengan lobus sempit sepanjang mahkota atau lebih pendek, lebih membesar setelah bunga mekar; daun mahkota stellate, biru, jarang putih atau merah muda, lebar 1.5-3.5 cm, tabung daun mahkota pendek, lobus akut, tenggorokan dengan sisik menonjol; filamen dengan pelengkap; kepala sari, lebih banyak digunakan, lebih panjang dari filamen; ovarium dalam 4-bagian; gaya panjang.
  • Buah terdiri dari 4 butir kacang; pala lonjong, panjang 0.5-1 cm, bergaris-tuberkulat, alas berlubang memiliki pelengkap.

Di Jawa tanaman borage berbunga sepanjang tahun. Bijinya mengandung 28-35% asam lemak, termasuk asam gamma-linolenat (18-25% dari total asam lemak), yang telah dilaporkan bermanfaat dalam pengobatan hipertensi, kadar kolesterol tinggi, eksim dan gangguan lainnya. Ini juga mengandung asam erucic, yang mungkin berbahaya dalam dosis besar.

Manfaat dan penggunaan

Daun dan bunganya digunakan segar sebagai bumbu atau hiasan dalam salad, atau dimasak sebagai sayuran dan sup. Daun kering bisa digunakan untuk penyedap dan membuat teh. Bijinya digunakan sebagai sumber minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh.

Borage dikreditkan dengan sifat sudorifik, emolien dan diuretik dan merupakan tanaman pemakan lebah yang sangat baik. Borago, terutama bunganya, diminati oleh hotel internasional dan perusahaan makanan di Filipina.