Rombang, Lumpuy, Kamumu (Colocasia gigantea).jpg

Rombang, Lumpuy | Colocasia gigantea

RempahID.com – Rombang atau Lumpuy yang memiliki nama latin Colocasia gigantea adalah tanaman tegak, hijau, tahunan/abadi, tanpa batang yang menghasilkan sekelompok daun besar dari rimpang bawah tanah. Tingginya bisa mencapai 4 meter.

Tumbuhan dipanen dari alam liar untuk penggunaan lokal sebagai makanan. Seringkali ditanam sebagai tanaman hias di iklim yang lebih hangat, juga kadang-kadang dibudidayakan sebagai tanaman pangan di Asia Tenggara.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

Colocasia gigantea (Blume ex Hassk.) J.D. Hooker

Nama ilmiah lainya

  • Caladium giganteum Blume ex Hassk.
  • Colocasia indica Hassk., non Kunth
  • Leucocasia gigantea (Blume ex Hassk.) Schott.

Nama lokal

  • Indonesia: rombang (Jawa), lumpuy (Sunda), kamumu (Minangkabau)
  • Thailand: khun, bon, ok dip
  • Vietnam: dọc mùng

Taksonomi

  • Family: Araceae

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Dari India di seluruh Asia Tenggara hingga Australia. Kadang juga dibudidayakan di Asia Tenggara.

Deskripsi

  • Tegak, berdaging, herba penghasil-lateks, tinggi hingga 2 m, dengan rimpang tuberous di bawah tanah.
  • Daun lebar, dengan dasar bilobed, berurat menyirip; tangkai daun dengan panjang hingga 1.5 m, hijau muda, putih-pruinose; bilah berbentuk bulat telur secara garis besar, 25-120 cm × 17-35 cm, lobus basal mengarah ke bawah, menghubungkan hingga setengah panjangnya, lobus anterior lebih panjang dari yang basal dan memiliki 4-6 vena primer.
  • Perbungaan spadix; gagang bunga hingga panjang 55 cm; spathe lonjong, 5-15 cm × 4-8 cm, putih, 1.5-2 kali sepanjang bagian tubular dari spadix; bagian tubular sepanjang 3-8 cm; bagian betina spadix panjang 4-8 cm, bagian berkembang panjang 2-3.5 cm; bagian jantan panjang 2-9.5 cm; embel-embel steril dengan panjang spadix 3-6 mm.
  • Buah beri lonjong, panjang sekitar 1 cm.

Rombang atau Lumpuy (Colocasia gigantea) menghasilkan asam hidrosianat. Itu terjadi di daerah pegunungan yang lebih rendah, di situs yang teduh dan lembab, hingga ketinggian 1000 m.

Manfaat dan penggunaan

Buahnya berbau seperti Alpinia malaccensis (Burm.f.) Roscoe dan digunakan sebagai penyedap rasa; mereka juga dimakan sebagai camilan. Tangkai daunnya dimakan sebagai sayuran. Ini juga ditanam di sebagai tanaman hias di taman.