Gewor, Tali korang - Wandering jew - Commelina benghalensis

Gewor, Tali korang | Wandering jew | Commelina benghalensis

RempahID.com – Gewor atau tali korang yang memiliki nama latin Commelina benghalensis adalah tanaman herba tahunan/abadi, dengan batang panjang, merambat, dan berair yang panjangnya bisa 60-90cm; dan menanjak, cabang bersendi, rooting di mana node menyentuh tanah. Tanaman bisa menjadi musiman/satu-tahunan di daerah dengan musim dingin yang lebih dingin atau musim kemarau panjang.

Daunnya dipanen dari alam liar untuk konsumsi lokal – di banyak daerah daun dianggap sebagai makanan kelaparan dan hanya dimakan pada saat langka. Tanaman ini juga memiliki kegunaan obat lokal dan merupakan sumber pewarna. Tanaman segar dijual di herbalis Cina di Malaysia.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

Commelina benghalensis L.

Nama lokal

  • Inggris: wandering jew
  • Indonesia: gewor, petungan, kekupu (Jawa), tali korang (Sunda)
  • Malaysia: rumput mayiam
  • Filipina: bias-bias, kabilau, kulkul-lasi
  • Myanmar: myet-cho
  • Laos: kaab pii
  • Vietnam: dầu riều, thài lài lông.

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
       Class:  Liliopsida
         Subclass:  Commelinidae
           Order:  Commelinales
             Family:  Commelinaceae
               Genus:  Commelina L.
                 Species:  Commelina benghalensis L.

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Tersebar luas di daerah tropis Dunia Lama dan Kepulauan Pasifik, dan dinaturalisasi di Amerika Selatan dan Florida.

Deskripsi

  • Gewor merupakan tanaman musiman/satu-tahunan hingga tahunan/abadi, merambat atau naik, biasanya puber, rhizomatosa.
  • Daun bulat telur sampai elips, 4–7 cm × 2-4 cm, puncak tumpul sampai tajam, daun ciliata berkarat.
  • Biasanya 1 tangkai daun per axil, berbentuk perahu, panjang sekitar 1.5 cm, tepi sebagian menyambung, tangkai atas berpotongan dengan 1-3 kuntum bunga steril, rumpun bawah dengan 1-5 kuntum biseksual, tangkai pendek, panjang 0.5-1 cm.
  • Diameter bunga 1.5 cm, panjang kelopak 3-–4 mm, biru atau ungu, jarang putih, benang sari subur 3, benang sari 3, 1 sering tanpa antera, bunga cleistogami kadang-kadang di bawah tanah pada rimpang.
  • Kapsul elongate-globular, panjang 4-–6 mm, bersel 3, berbiji 5, ukuran 1 biji lebih besar dari yang lain.
  • Biji panjang 1.5–-3.5 mm, keriput sangat kuat, coklat keabu-abuan.

C. benghalensis tumbuh dalam kondisi yang tidak terlalu lembab dibandingkan C. diffusa, di daerah yang cerah atau teduh ringan, padang rumput, tempat sampah dan tumpukan kompos, di sepanjang tepi jalan, di sekitar desa, di tanah yang subur, sering kali berat, dari permukaan laut hingga 1000 ketinggian m.

Manfaat dan penggunaan

Di Filipina dan India, seluruh tanaman gewor atau tali korang dianggap penawar rasa sakit, pencahar dan astringen, dan diaplikasikan untuk obat strangury. Di Taiwan bagian udara digunakan sebagai tapal pematangan. Tanaman segar untuk dijual di toko herbalis Cina di Malaysia.

Atasan muda terasa agak pahit dan dikukus sebagai sayuran di Indonesia dan Indo-Cina.