Mur (Commiphora myrrha)

Mur | Myrrh | Commiphora myrrha

RempahID.com – Mur yang memiliki nama latin Commiphora myrrha adalah atau pohon kecil atau semak gugur berduri yang tumbuh setinggi sekitar 5 meter. Biasanya memiliki batang kecil tapi berbeda.

Sebuah getah oleo-resin keluar dari kulit pohon spesies ini dan berbagai anggota lain dari genus Commiphora. Ini adalah salah satu obat tertua yang tercatat, telah digunakan secara luas di Mesir kuno. Terkenal sebagai salah satu hadiah yang dibawa oleh ketiga orang bijak untuk bayi Yesus, ini sering digunakan dalam jamu herbal modern. Mur biasanya tidak dibudidayakan, sebagian besar dipanen dari alam.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Commiphora myrrha (Nees) Engl.

Nama ilmiah lainya

  • Balsamea myrrha (T.Nees) Oken
  • Balsamea myrrha Baill.
  • Balsamea playfairii Engl.
  • Balsamodendrum myrrha T.Nees
  • Commiphora coriacea Engl.
  • Commiphora cuspidata Chiov.
  • Commiphora molmol (Engl.) Engl. ex Tschirch
  • Commiphora rivae Engl.

Nama lokal

  • Indonesia: Mur
  • Inggris: Myrrh

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
        Class:  Magnoliopsida
          Subclass:  Rosidae
            Order:  Sapindales
              Family:  Burseraceae
                Genus:  Commiphora Jacq.
                  Species:  Commiphora myrrha (Nees) Engl.

Habitat

Pohon mur tumbuh di belukar, semak belukar gurun. Akasia terbuka, semak Commiphora di tanah dangkal, terutama di atas batu kapur pada ketinggian 250 – 1.300 meter.

Manfaat dan penggunaan

Penggunaan yang dapat dimakan

Getah oleo-resin yang harum seperti balsam diperoleh dari sayatan di kulit batang. Ini digunakan untuk membumbui minuman, makanan yang dipanggang, permen, makanan penutup, permen karet dll.

Sebagai obat

Resin yang diperoleh dari kulit kayu mur adalah ramuan aromatik yang berbau tajam, bersifat stimulan kuat, antiseptik, dan ekspektoran. Ini meredakan kejang, peradangan dan ketidaknyamanan pencernaan, dan mendorong penyembuhan. Ini terutama terkait dengan kesehatan wanita dan ritual pemurnian.

Resin diambil secara internal dalam pengobatan dispepsia, infeksi bronkial dan telinga, demam kelenjar, tonsilitis, faringitis, radang gusi, masalah menstruasi dan peredaran darah.

Mur digunakan secara eksternal untuk mengobati sariawan, luka dan bisul dan sering ditambahkan ke dalam sediaan oral. Ini adalah salah satu obat herbal paling efektif untuk mengobati sakit tenggorokan, sariawan dan radang gusi. Astringency ringan membuatnya menjadi pengobatan yang berguna untuk jerawat, bisul dan masalah kulit inflamasi ringan.

Resin dikumpulkan dari cabang yang dipotong dan dikeringkan menjadi padat, yang dapat disuling untuk minyak, digiling menjadi bubuk untuk tablet, atau dilarutkan dalam tincture.

Minyak esensial yang diperoleh dari resin digunakan oleh ahli aromaterapi sebagai antiseptik alami untuk mengatasi masalah kulit dan mulut.

Penggunaan agroforestri

Spesies penting yang melindungi tanah di daerah rawan erosi angin.

Penggunaan lainnya

Getah yang keras, tembus cahaya, dan kekuningan diperoleh dari luka di batang. Ini memiliki rasa dan bau aromatik, tetapi mungkin tajam dan pahit. Itu mudah terbakar, tapi pembakaran lemah.

Ini digunakan untuk wewangian dan sebagai dupa selama upacara keagamaan. Ini juga awalnya digunakan dalam pembalseman. Mur adalah bahan umum dari bubuk gigi, dan digunakan dengan boraks dalam tingtur, dengan bahan lain, sebagai obat kumur.

Minyak esensial dapat diperoleh dari tanaman. (Dari resin?) Minyaknya berwarna kuning tua dengan aroma hangat, pedas, pahit, dan berasap. Minyak mur dianggap bermanfaat untuk meditasi, dan ahli aromaterapi merekomendasikan minyak esensial antiseptik alami untuk masalah kulit dan mulut.

Perbanyakan dan penanaman

Benih dam stek kayu keras di akhir musim tanam.

Detail budidaya

Tanaman di daerah tropis dan subtropis yang lebih kering, yang dapat ditemukan pada ketinggian 250 – 1.300 meter. Tanaman lebih menyukai suhu minimum yang tidak turun di bawah sekitar 10°c.

Tumbuh liar di daerah di mana curah hujan tahunan rata-rata berada dalam kisaran 230 – 300mm.
Membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik dan posisi di bawah sinar matahari penuh. Lebih menyukai tanah dangkal dan terutama ditemukan di atas batu kapur.