Peterseli Jepang - Mitsuba - Cryptotaenia japonica

Peterseli Jepang | Mitsuba | Cryptotaenia japonica

RempahID.com – Peterseli jepang atau mitsuba yang memiliki nama latin Cryptotaenia japonica adalah tanaman tahunan/abadi hijau yang tumbuh setinggi 100cm.

Tanaman ini dipanen dari alam liar dan juga biasa dibudidayakan untuk makanan di beberapa bagian Asia Timur – dijual di pasar lokal. Ini juga memiliki kegunaan obat.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Cryptotaenia japonica Hassk.

Nama lokal

  • Indonesia: peterseli Jepang, seledri Jepang
  • Inggris: mitsuba, Japanese honewort

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
        Class:  Magnoliopsida
          Subclass:  Rosidae
            Order:  Apiales
              Family:  Apiaceae ⁄ Umbelliferae
                Genus:  Cryptotaenia DC.
                  Species:  Cryptotaenia japonica Hassk.

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Berasal dari Jepang, Cina, dan Amerika bagian timur laut. Diperkenalkan ke Asia Tenggara dan dibudidayakan sesekali.

Deskripsi

  • Tanaman tahunan, rimpang, tegak, tinggi 20-125 cm.
  • Daun trifoliolate, yang terkecil terbesar dengan tangkai daun yang sangat panjang; anak daun sesil, bulat telur lebar, belah ketupat obovate atau oblik, 2-12 cm × 1.5-8 cm, berbelah-biserrat tajam.

Mudah dibudidayakan, juga di dataran rendah. Perbanyakan dengan stek rimpang atau dengan biji. Tanaman membutuhkan tanah yang kaya humus. Panen dimulai saat tanaman mencapai tinggi 20-25 cm.

Manfaat dan penggunaan

Penggunaan yang dapat dimakan

Mitsuba atau peterseli Jepang dibesarkan sebagai bumbu (mirip dengan angelica). Seperti peterseli, rasanya bersih dan menyegarkan dengan sedikit rasa pahit yang oleh beberapa orang digambarkan seperti seledri. Kecambah atau tunas digunakan dalam salad dan sup.

Di Jepang, ini biasa digunakan sebagai hiasan dalam sup atau hidangan pembuka atau sebagai bahan sushi. Batang putih direbus sampai empuk, dan memiliki rasa yang mirip dengan ketumbar. Ada dua varietas regional utama, tipe Kansai hijau, dan tipe Kanto putih.

Sebagai obat

Keluhan wanita. Digunakan dalam pengobatan perdarahan, pilek, demam dll. Digunakan sebagai tonik untuk memperkuat tubuh.

Kandungan dan properti

Daun, batang, dan polong hijau tua Mitsuba memiliki profil nutrisi yang luas, termasuk kadar kalsium dan vitamin C. yang tinggi.

Biologi dan ekologi

Tumbuh kembang

Spesies ini tidak tahan musim dingin di semua wilayah Inggris, meskipun tanaman dapat mentolerir periode singkat pada suhu hingga -10°c.

Berhasil di sebagian besar tanah, lebih memilih posisi teduh yang lembab di bawah pohon tempat ia sering menabur sendiri. Daunnya cenderung menguning saat tanaman ditanam di bawah sinar matahari penuh.

Mitsuba biasanya dibudidayakan sebagai sayuran di Jepang, ada beberapa varietas bernama.

Biasanya ditanam sebagai tanaman musiman/satu-tahunan. Ia terkait erat dengan Peterseli kanada (C. canadensis), dan dianggap tidak lebih dari sinonim dari spesies itu oleh beberapa ahli botani.

Tanaman ini disukai oleh keong dan siput dan harus dilindungi saat masih kecil atau saat pertumbuhan baru muncul di musim semi.

Ekologi / habitat

Hutan di perbukitan dan pegunungan.

Sarana penanaman dan budidaya

Benih – tabur di pertengahan musim semi di rumah kaca. Perkecambahan biasanya cepat, tusuk bibit ke dalam pot individu ketika sudah cukup besar untuk ditangani dan tanam di awal musim panas.

Suhu ideal untuk menabur adalah sekitar 25°c, meskipun benih berkecambah pada suhu yang lebih tinggi dan lebih rendah. Benih juga bisa ditanam di awal musim gugur.

Pembagian di musim semi atau musim gugur.