Temu giring (Curcuma heyneana)

Temu giring (Curcuma heyneana)

RempahID.com – Temu giring atau temugiring yang mempunyai nama latin Curcuma heyneana adalah tumbuhan perdu abadi yang menghasilkan pseudostem dari rimpang yang banyak bercabang dan memanjang. Speudostem terdiri dari beberapa daun yang panjang bilahnya bisa 17 – 42cm dan lebar 7 – 13cm.

Tanaman temu-temuan atau empon-emponan ini biasa digunakan dalam perawatan kulit di Indonesia dan juga memiliki kegunaan obat lain serta terkadang digunakan untuk makanan. Bisa dipanen dari alam, tapi kadang juga dibudidayakan untuk rimpangnya di Indonesia.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

Curcuma heyneana Valeton & Zijp

Nama umum

Indonesia: Temu giring

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
Division:  Magnoliophyta
Class:  Liliopsida
Order:  Zingiberales
Family:  Zingiberaceae
Genus:  Curcuma
Spesies:  Curcuma heyneana Valeton & Zijp

Deskripsi

Temu giring merupakan tanaman rempah dengan akar rimpang bercabang banyak dan memanjang, bagian luar kuning pucat, bagian dalam berwarna keputihan dengan bagian tengah kekuningan hingga kuning cerah seluruhnya.

Pelepah daun panjang 22-35 cm, bilah elips, 17,5-42 cm x 7,5-13 cm, hijau seragam.

Perbungaan pada tunas terpisah, daun hijau pucat, koma merah muda pucat dengan ujung gelap; daun mahkota sekitar 4 cm, keputihan; labellum berukuran sekitar 16 mm x 16 mm, putih dengan garis tengah kuning tua sampai kuning, staminoda lain terlipat membujur, keputihan sampai kuning, antera dengan taji pendek.

Habitat

Temu giring (Curcuma heyneana) tumbuh liar di hutan sekunder, hutan jati dan tempat-tempat terlantar, hingga ketinggian 750 m.

Manfaat dan penggunaan

Penggunaan yang dapat dimakan

Rimpang menghasilkan pati yang bisa dibuat bubur.

Sebagai obat

Rimpang temu giring adalah bahan utama dari body lotion atau bedak yang digunakan dalam perawatan kulit tradisional Jawa, yang sering diberikan kepada calon pengantin. Rimpang pahit diberikan bersama dengan tanaman obat lain, untuk mengobati degenerasi lemak, juga sebagai obat tradisional untuk pengantin wanita untuk mengatasi kelelahan. Mereka juga sering diterapkan di salon kecantikan modern.

Rimpang juga dianggap sebagai pendingin dan deterjen, berguna untuk mengobati penyakit kulit, lecet dan luka, dan digunakan sebagai anthelmintik, terutama melawan cacing kremi, dan melawan lipomatosis dalam kombinasi dengan tanaman lain. Mereka menghasilkan pati yang bisa dibuat menjadi bubur.

Bahaya yang diketahui

Tidak ada yang diketahui

Perbanyakan dan penanaman

Benih – paling baik ditanam segera setelah matang. Berkecambah paling baik pada suhu sekitar 20°c.

Pembagian rimpang saat tanaman tidak aktif.

Detail budidaya

Tanaman temu giring pada umumnya lebih menyukai tanah yang kaya humus, lembab tetapi memiliki drainase yang baik dalam naungan parsial.
Di Jawa sebagian besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur tanaman temu giring tumbuh baik secara liar maupun budidaya.