Serendipity berry (Dioscoreophyllum cumminsii)

Serendipity berry | Dioscoreophyllum cumminsii

RempahID.com – Serendipity berry yang memiliki nama latin Dioscoreophyllum cumminsii adalah tumbuhan merambat tahunan/abadi dengan batang sepanjang 1.8 meter yang tumbuh dari umbi dengan diameter sekitar 2cm. Batangnya, yang sering menjadi lebih atau kurang berkayu dan bertahan, berebut di atas tanah dan mengikatnya ke tanaman lain untuk mendapat dukungan.

Tanaman dipanen dari alam liar untuk buah dan akarnya yang dapat dimakan. Ini kadang-kadang dibudidayakan, terutama di Ghana.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Dioscoreophyllum cumminsii (Stapf) Diels

Nama ilmiah lainya

  • Dioscoreophyllum lobatum Diels
  • Rhophalandria cumminsii Stapf
  • Rhophalandria lobatum C.H. Wright.

Nama lokal

  • Inggris: West African serendipity berry, Guinea potato
  • Prancis: Patate du Golfe de Guineé

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
        Class:  Magnoliopsida
          Subclass:  Magnoliidae
            Order:  Ranunculales
              Family:  Menispermaceae
                Genus: Dioscoreophyllum Engl.
                  Species:  Dioscoreophyllum cumminsii (Stapf) Diels

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Berasal dari Afrika tropis (Barat, Tengah dan Selatan); kadang-kadang dibudidayakan (misalnya di Ghana), juga di tempat lain.

Deskripsi

  • Herba sampai berkayu, liana dioecious dengan rimpang berbonggol dan batang berbulu. Diameter umbi sekitar 2 cm, berwarna keputihan.
  • Daun bergantian; tangkai daun sepanjang 6-15 cm; bilah seluruhnya atau lobed, berbentuk bulat telur-segitiga, panjang dan lebar 9-20 cm, sagittate-cordate di pangkal, tajam di puncak, berkilau, berurat telapak tangan.
  • Perbungaan merupakan ras ketiak, jantan sampai 30 cm, betina panjang sampai 10 cm.
  • Bunga tanpa kelopak, kuning kehijauan; bunga jantan dengan 6-8 sepal dalam 2 lingkaran dan 3-6 benang sari menyatu menjadi satu sinandrium; bunga betina dengan 6 sepal dan 3-6 karpel dengan stigma rekuren yang menebal.
  • Buah kecil, buah berbiji subovoid, panjang hingga 3.5 cm dengan tangkai sepanjang 1 cm; exocarp halus, kuning-merah mengkilat, endocarp berkerak.
  • Biji sepanjang 1.5-3 cm.

Dioscoreophyllum cumminsii tumbuh di vegetasi primer dan sekunder yang tertutup rapat, seringkali di perkebunan tua. Beberapa varietas telah dibedakan, terutama berdasarkan bentuk daun dan bulu.

Perbanyakan dimungkinkan dengan biji dan umbi. Perkecambahan benih dihambat oleh cahaya; perlakuan awal benih dengan larutan asam giberelat 0.1-0.5% mempercepat perkecambahan.

Dioscoreophyllum cumminsii berpotensi berguna untuk Asia Tenggara sebagai sumber pemanis alami yang intens untuk industri makanan dan untuk diet rendah kalori bagi penderita diabetes dan pelaku diet.

Sumber potensial pemanis alami lainnya adalah: Synsepalum dulcificum (Schum. & Thonner) Baillon (berry ajaib, mengandung miraculin) dan Thaumatococcus daniellii (Bennet) Benth. (katemfe, mengandung thaumatin).

Manfaat dan penggunaan

Buah serendipity berry bisa dimakan dan digunakan untuk mempermanis makanan; mereka mengandung protein rasa manis (monellin) dengan kekuatan pemanis lebih dari 3000 kali lipat gula.

Buahnya stabil dan dapat disimpan selama berminggu-minggu pada suhu kamar tanpa kehilangan rasa manisnya. Umbi bisa dimakan seperti kentang.

Di Gabon, kulit akar yang tajam digunakan untuk menyembuhkan luka, batang yang lunak tanpa rambut diaplikasikan sebagai plester pada anggota badan yang bengkak dan getah kental batang diaplikasikan untuk mengekstrak abses dan duri dan sebagai pembersih terhadap penyakit kelamin; akar dianggap sebagai stimulan seksual.