Kapulaga Ambon (Globba marantina)

Kapulaga Ambon | Globba marantina

RempahID.com – kapulaga Ambon yang memiliki nama latin Globba marantina adalah tumbuhan herba tahunan/abadi dengan batang tegak dan tidak bercabang setinggi 50 cm. Tanaman dipanen dari alam liar untuk penggunaan lokal sebagai makanan dan obat.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Globba marantina L.

Nama lokal

  • Filipina: barak, bangliu, luyan-luyaan
  • Indonesia: kapulaga ambon, halia utan, bonelau (Maluku)
  • Inggris: dancing girl
  • Vietnam: lô ba lùn

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Tracheobionta
    Superdivision:  Spermatophyta
      Division:  Magnoliophyta
        Class:  Liliopsida
          Subclass:  Zingiberidae
            Order:  Zingiberales
              Family:  Zingiberaceae
                Genus:  Globba L.
                  Species:  Globba marantina L.

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Mungkin berasal dari Maluku, sekarang tersebar luas dari Semenanjung Thailand dan Filipina ke New Guinea dan Kepulauan Solomon. Mungkin terjadi juga di Vietnam.

Deskripsi

  • Kapulaga Ambon merupakan tumbuhan herba tahunan/abadi, tinggi sampai 50 cm, dengan akar berbonggol.
  • Pucuk berdaun dengan 8-15 daun; selubung subglabrous, panjang ligule 2 mm dan berumbai dengan rambut, tangkai daun bagian atas berbeda dan panjang 5 mm; pisau lanset, 15 cm × 4-5 cm, dengan rambut pendek di bawah.
  • Perbungaannya kompak, panjang 1-4 cm, hampir tidak keluar dari selubung daun; gagang bunga 1-3 cm; bracts steril 8-15, imbricating, hijau, yang lebih rendah besar, hingga 1.5-2.5 cm × 2 cm, yang atas lebih kecil, biasanya masing-masing mengandung bulbil ketiak; bulbil berbentuk bulat telur kecil sampai kerucut, panjang 1 cm, berkutil, terdiri dari pucuk kecil dan akar bengkak; rachis (jarang diproduksi) panjang 2-12 mm, bantalan 1-4 cincinni dengan jarak 2-3 mm; cincinni berbunga hingga 6 kuntum; bracts mirip dengan bracts steril; bracteole panjangnya sekitar 1 cm; bunga subsessile, kuning tua; kelopak 9 mm panjang, 3 lobus, 2 lobus akut panjang, 1 pendek dan tumpul; daun mahkota tubular, lobus 3, panjang lobus 5-7 mm, lobus dorsal berkerudung, lobus lateral cekung; labellum 12 mm × 8 mm, oranye, dengan bintik oranye bulat dan dalam; filamen panjang 2 cm, panjang antera 2,5 mm.
  • Buah tidak pernah diamati.

Globba marantina jarang berbunga tetapi menghasilkan bulbil yang berlimpah, yang berfungsi untuk perbanyakan. Ketika mati kembali secara musiman, rimpang dan umbi tetap tidak aktif selama sekitar 5 bulan (Oktober-Maret di Semenanjung Malaysia), setelah itu mereka berkecambah secara bersamaan.

Kapulaga Ambon menyukai habitat kering terbuka dan bulbils dapat bertahan lama dalam kondisi buruk. Di Malaysia ditemukan di daerah hutan kering dan di gumuk pasir, di Indonesia (Maluku) ditemukan di lembah, di tepian dan di perkebunan sagu.

Manfaat dan penggunaan

Di Maluku umbi agak pedas dimakan segar atau dikeringkan, sebagai bumbu. Mereka juga digunakan dengan cara yang sama seperti kapulaga karena rasanya yang enak, tidak menyengat, dan untuk merangsang nafsu makan.