Kayu maributan - Kendung - Helicia robusta

Kayu maributan | Kendung | Helicia robusta

RempahID.com – Kayu maributan atau kendung yang memiliki nama latin Helicia robusta adalah pohon dengan tajuk yang melebar; bisa tumbuh setinggi 5 – 18 meter. Diameter batang bisa mencapai 28cm.

Pohon itu dipanen dari alam liar untuk penggunaan lokal sebagai makanan dan sumber kayu.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Helicia robusta (Roxb.) R. Br. ex Wallich

Nama ilmiah lainya

  • Helicia cumingiana Presl,
  • Helicia integrifolia Elmer,
  • Helicia javanica (Blume) Blume,
  • H. philippinensis Meisner.

Nama lokal

  • Filipina: malaantigan, salimai, salimai-lakihan, lakot, salinsi, matabato, gulattan
  • Indonesia: kayu maributan (Palembang, Sumatra), kendung (Jawa, Sunda), watutu (Dayak, Kutai Barat)
  • Malaysia: jaring jaringan jawa (Sabah), medang keladi, medang layang (Peninsular)
  • Myanmar: tauk yat
  • Thailand: duei, hang krakok, niang-krup, meat khon.
  • Vietnam: chẹo thui lớn

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Division:  Magnoliophyta
    Class:  Magnoliopsida
      Order:  Proteales
        Family:  Proteaceae
          Genus:  Helicia
            Species:  Helicia robusta (Roxb.) R. Br. ex Wallich

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

India Selatan, Bangladesh, Burma (Myanmar), Semenanjung Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Filipina.

Deskripsi

  • Kendung merupakan perdu sampai pohon kecil, tinggi 5-8(-18) m, dengan ranting pilose rufous.
  • Daun subopposite miring atau 3-4-subverticillate, subcoriaceous; tangkai daun tebal, sangat pendek; helai daun lonjong sampai lonjong, 7-40 cm × 4-15 cm, berwarna ungu dan berbulu lebat di seluruh permukaan bawah saat muda, kekuningan atau hijau kebiruan dan seluruhnya licin saat tua, tepi bergerigi atau utuh.

Pohon ini biasa tumbuh di hutan hujan pegunungan yang lebih rendah, sering di tepi perairan, hingga ketinggian 1900 m.

Dua varietas telah dibedakan: var. robusta dan var. integrifolia (Elmer) Sleumer, yang terakhir memiliki daun utuh, seringkali daunnya agak lebih kecil, hanya terdapat di Filipina.

Manfaat dan penggunaan

Di Indonesia pucuk ungu muda dimakan mentah sebagai sayuran. Kayu maributan adalah kayu minor.