Goji berry - Lycium chinense

Goji berry | Lycium chinense

RempahID.com – Goji berry atau wolfberry yang memiliki nama latin Lycium chinense atau Lycium barbarum adalah semak yang tegak atau menyebar dengan banyak cabang, biasanya tumbuh setinggi 50-100cm, kadang-kadang sampai 200cm.

Tanaman ini merupakan tonik yang terkenal dalam Pengobatan Tradisional Cina dan menjadi sangat populer di banyak negara lain. Ini juga memasok buah dan daun (koki) yang bisa dimakan. Tanaman ini dipanen dari alam liar dan juga sering dibudidayakan untuk makanan dan obat-obatan, serta ditanam sebagai pagar, untuk stabilisasi tanah dan sebagai tanaman hias.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Lycium chinense Miller

Nama ilmiah lainya

  • Lycium barbarum chinense (Mill.) Aiton
  • Lycium rhombifolium (Moench) Dippel (1794).

Nama lokal

  • Inggris: Chinese boxthorn, Chinese matrimony vine, Chinese wolfberry
  • Prancis: lyciet
  • Indonesia: goji berry, daun koki, wolfberry
  • Malaysia: kaukichai, kaukichoy, kei-chi
  • Thailand: kaokichai, kaochichai
  • Vietnam: câu khởi, khởi tử, câu kỷ tử.

Genetika

  • Jumlah kromosom: 2n = 24

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Viridiplantae
    Infrakingdom:  Streptophyta
      Superdivision:  Embryophyta
        Division:  Tracheophyta
          Subdivision:  Spermatophytina
            Class:  Magnoliopsida
              Superorder:  Asteranae
                Order:  Solanales
                  Family:  Solanaceae
                    Genus:  Lycium L.
                      Species:  Lycium chinense Mill.

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Goji berry adalah tumbuhan asli Cina dan Jepang. Ini kadang-kadang dibudidayakan dan dinaturalisasi secara lokal di daerah lain, misalnya di Hong Kong, Taiwan, Korea, Indo-Cina, Asia Selatan (Nepal), Asia Tenggara (Thailand, Malaysia, Indonesia), dan Eropa Barat, Tengah dan Selatan.

Deskripsi

  • Goji berry merupakan semak daun, tinggi 1-2 m, dahan-dahan tegak atau berdiri tegak, biasanya dilengkapi dengan beberapa duri lurus.
  • Daun berwarna hijau cerah, dengan tangkai daun pendek; helai daun lanset sampai bulat telur, 1-14 cm × 0.5-6 cm, biasanya paling lebar di bawah tengah, yang paling bawah terbesar, tepi seluruh.
  • Bunga soliter atau dalam ras berbunga sedikit, tegak; kelopak campanulate, bergigi 5, panjang 3 mm; daun mahkota berbentuk corong, 5 lobus, panjang 10-15 mm, tabung silindris sempit di pangkal 1.5 mm, panjang lobus 5-8 mm, merah-ungu dengan leher kekuningan; benang sari 5, kerja panjang, filamen dengan bulu lebat di pangkal; ovarium 2-lokular, stigma 2-lobus.
  • Buah ellipsoid berry, ukuran sekitar 1 cm × 0.5-0.75 cm, merah, berbiji banyak. Benih berdiameter 3-4 mm.

Manfaat dan penggunaan

Penggunaan yang dapat dimakan

Gojiberry terutama ditanam untuk tunas dan daun muda yang digunakan sebagai penyedap dan sebagai sayuran. Mereka ditambahkan ke sup atau dimasak dengan daging babi. Buah-buahan segar dan kering juga digunakan sebagai penyedap masakan khas Cina.

Sebagai obat

Dalam pengobatan tradisional, terutama di Cina, goji berry digunakan dengan berbagai cara: sebagai tonik pemulihan energi (teh dari daun, anggur dari buah beri), sebagai antifebrile dan antirematik tonik (akar), sebagai afrodisiak (biji) dan sebagai a obat untuk berbagai macam penyakit mulai dari ruam kulit dan masalah penglihatan hingga diabetes.

Penggunaan lainya

Ini juga digunakan sebagai tanaman hias, sebagai tanaman pagar (Indo-Cina, Eropa) dan sebagai tanaman bonsai di Jepang.

Kandungan dan properti

Per 100 g bagian yang dapat dimakan, daun mengandung: air 90 g, protein 3.9 g, lemak 0.6 g, karbohidrat 3.9 g, serat 1.3 g, β-karoten 4.3 mg, vitamin B1 0.08 mg, vitamin B2 0.3 mg, niasin 0.8 mg , vitamin C 8 mg, Ca 142 mg, P 41 mg, Fe 5,2 mg, Na 184 mg dan K 498 mg. Nilai energinya sekitar 150 kJ/100 g.

Biologi dan ekologi

Tumbuh kembang

Bunganya terbuka di pagi hari dan diserbuki silang oleh serangga (lebah, lalat, semut). Di Thailand berbunga pada bulan Juni – September, berbuah pada bulan Agustus – November. Tanaman yang dibudidayakan biasanya bertahan selama sekitar 10 tahun.

Lycium chinense sering dikacaukan dengan L. barbarum L. yang berkerabat dekat (sinonim: L. halimifolium Miller, L. vulgare Dunal), yang memiliki asal dan kebiasaan yang sama. L. barbarum memiliki daun elips, 2-10 cm × 0.6-3 cm, kelopak 4 mm, panjang mahkota 9 mm dengan tabung silinder sempit 2.5-3 mm dan panjang lobus 4 mm.

Ekologi

Goji berry beradaptasi dengan baik dengan berbagai kondisi iklim: curah hujan tahunan mungkin serendah 300 mm tetapi bisa juga lebih dari 2000 mm, kisaran suhunya besar. Tumbuh dari permukaan laut hingga ketinggian 2000 m di daerah tropis. Di dataran rendah berbunga banyak, tetapi di dataran tinggi (di atas 2000 m) tidak berbunga. Ini membutuhkan lokasi yang cerah dan mentolerir tanah yang buruk (pasir dan tanah berbatu). Kisaran pH adalah 5-8.

Sarana penanaman dan budidaya

Goji berry dapat diperbanyak dengan biji tetapi biasanya diperbanyak secara vegetatif dengan stek kayu keras sepanjang 15-20 cm. Stek dapat diambil setiap saat dan ditanam di tempat dengan jarak tanam 30 cm × 30-50 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Jika ditanam untuk buah, jarak tanam biasanya lebih lebar, 40 cm x 120 cm. Tanaman yang sering dipanen merespon dengan sangat baik terhadap pupuk kandang dan pupuk. Tinggi tanaman dipelihara sekitar 60 cm.

Di Korea, antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum gloeosporioides dan C. dematium dapat menyebabkan nekrosis total pada buah tetapi tidak mempengaruhi daun dan batang secara serius.

Panen tunas muda dapat dimulai sekitar dua bulan setelah tanam dan dilanjutkan dengan interval 2 minggu, tetapi lebih baik menunggu sekitar satu tahun. Diperlukan pucuk muda yang lunak sekitar 30 cm.

Buah dipanen setelah berubah warna menjadi merah jingga, dan dijemur di bawah sinar matahari selama 5-7 hari. Tunas dan daun muda cepat layu setelah panen; batangnya kadang-kadang dicabut dan dibiarkan basah. Untuk dimakan sebagai sayuran hanya perlu dimasak selama 3-4 menit.

Distribusi produksi dan perdagangan Internasional

Lycium chinense paling penting di Asia Timur tetapi tidak ada statistik yang tersedia. Di Thailand, Indo-Cina, Malaysia (Cameron Highlands) dan Indonesia (Dataran Tinggi Dieng) ditanam secara lokal, terutama untuk konsumsi etnis Cina.

Sumber daya genetik dan pemuliaan

Tidak ada koleksi plasma nutfah Lycium chinense yang diketahui keberadaannya, tetapi kemungkinan beberapa bahan tersedia dalam koleksi plasma nutfah di Cina dan Jepang. Di Korea, program seleksi sudah dilakukan, dimulai dari pacuan tanah lokal. Tanaman dengan daun hijau tua tampak lebih tahan kekeringan dibandingkan tanaman dengan daun hijau muda.

Prospek

Goji berry adalah sayuran dan tanaman obat yang menarik. Mudah dibudidayakan dan bergizi. Penelitian harus berkonsentrasi pada pemilihan klon unggul dan optimalisasi praktik budaya.