Wedusan - Persicaria perfoliata

Wedusan | Persicaria perfoliata

RempahID.com – Wedusan yang memiliki nama latin Persicaria perfoliata adalah tumbuhan musiman/satu-tahunan hingga abadi dengan batang yang tumbuh sepanjang 80 – 200cm. Batangnya memiliki duri yang melengkung, yang memungkinkannya memanjat tanaman lain untuk mencapai cahaya.

Tanaman kadang-kadang dikumpulkan dari alam liar untuk digunakan secara lokal sebagai makanan dan obat-obatan.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Persicaria perfoliata (L.) H. Gross

Nama ilmiah lainya

  • Polygonum perfoliatum L.

Nama lokal

  • Filipina: kangigit, ligu
  • Indonesia: wedusan (Jawa), gam(b)et gunung (Jawa Barat)
  • Thailand: somkhomkhiang
  • Vietnam: rau má ngọ, thồm lồm gai.

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Subkingdom:  Viridiplantae
    Infrakingdom:  Streptophyta
      Superdivision:  Embryophyta
        Division:  Tracheophyta
          Subdivision:  Spermatophytina
            Class:  Magnoliopsida
              Superorder:  Caryophyllanae
                Order:  Caryophyllales
                  Family:  Polygonaceae
                    Genus:  Persicaria (L.) Mill.
                      Species:  Persicaria perfoliata (L.) H. Gross

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Dari India ke Jepang, termasuk Asia Tenggara.

Deskripsi

  • Wedusan merupakan tumbuhan tahunan/abadi, bercabang banyak, herba memanjat ke menanjak, tinggi 1-5 m, dengan batang berduri.
  • Daun deltoid, 2-8 cm × 2-8 cm, di bawah dengan duri kecil pada saraf; tangkai daun panjang 3-13 cm, berduri; bintik-bintik foliaceous, orbicular, diameter 3-4 cm, amplexicaul.
  • Perbungaannya berupa paku atau rasem terminal, panjang 2-3 cm.
  • Buah baccate, subglobose, diameter 3 mm, biru kehitaman mengkilat.

Biasa tumbuh di semak-semak dan pagar tanaman, di daerah yang lembab atau tergenang air, di tepi air, dari ketinggian 450-1500 m.

Manfaat dan penggunaan

Pucuk dan buah muda asam dimakan dicampur dengan sayuran lain. Dalam pengobatan lokal Vietnam, daun segar yang ditumbuk digunakan untuk menutupi gigitan ular dan bisul.