Karuk, Sirih tanah, Cabean (Piper sarmentosum)

Karuk, Sirih tanah | Piper sarmentosum

RempahID.com – Karuk atau sirih tanah yang memiliki nama latin Piper sarmentosum adalah semak cemara dengan batang hingga 1 meter yang sebagian besar merambat di sepanjang tanah. Mereka dikumpulkan dari alam liar untuk digunakan lokal sebagai makanan dan obat-obatan.

Identitas dan sinonim

Nama ilmiah yang diutamakan

  • Piper sarmentosum Roxb. ex Hunter

Nama ilmiah lainya

Nama lokal

  • Filipina: patai-butu
  • Indonesia: karuk (Sunda), cabean (Jawa), sirih tanah (Maluku)
  • Kamboja: môrech ansai
  • Malaysia: chabai, kadok batu
  • Thailand: cha phlu, nom wa, phlu ling
  • Vietnam: tiêu lốt, tat phắt

Taksonomi

Kingdom:  Plantae
  Phylum:  Spermatophyta
    Subphylum:  Angiospermae
      Class:  Dicotyledonae
        Order:  Piperales
          Family:  Piperaceae
            Genus:  Piper L.
              Species:  Piper sarmentosum Roxb. ex Hunter

Sejarah pengenalan dan asal sebaran geografis

Dari India hingga Tiongkok selatan dan dari Filipina hingga selatan hingga Maluku.

Deskripsi

  • Karuk atau cabean merupakan tanaman tegak atau menanjak, seringkali herba stoloniferous atau shrublet, hingga setinggi 1 m.
  • Daun dengan tangkai daun sepanjang 2-8 cm; daun bagian bawah berbentuk hati atau bulat telur, 7-15 cm x 5-10 cm, urat 5-7; daun paling tinggi agak lonjong miring, 7-11 cm x 3-5 cm, berurat 3.
  • Perbungaannya spike tegak, panjang 1-2 cm; bracts melingkar, putih, diameter sekitar 1 cm; benang sari pendek; stigma 3-4.
  • Buah beri, terhubung satu sama lain dan sesuai dengan bract tetapi dengan puncak bebas.

Piper sarmentosum tumbuh di semak belukar hingga ketinggian 600 m, lebih disukai dalam keadaan teduh. Di masa lalu Piper sarmentosum telah disamakan dengan Piper longum L., yang tidak terdapat di Malesia.

Manfaat dan penggunaan

Penggunaan yang dapat dimakan

Perbungaan kering kadang-kadang digunakan sebagai rempah dan obat. Di Thailand seluruh tanaman karuk atau sirih tanah digunakan sebagai ekspektoran, daun sebagai karminatif.